Home Artikel Unik Banget, Seperti ini Cara Menanam Hidroponik Tomat dengan Botol Bekas

Unik Banget, Seperti ini Cara Menanam Hidroponik Tomat dengan Botol Bekas

263
0
Hidroponik Tomat dalam pot.

Agronesia.net – Tomat adalah salah satu item wajib di dapur Indonesia. Kendati masih selalu diperdebatkan apakah masuk buah atau sayuran, kehadiran tomat dalam makanan atau minuman tentu bikin segar. Termasuk penggemar tomat? Ada baiknya Anda tahu cara menanam hidroponik tomat dengan botol bekas yang bisa diterapkan di halaman rumah sendiri.

Sebagai tanaman hortikultura, tomat yang sangat menyegarkan ini memang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Tak heran kalau jumlah petani yang tertarik menanam tomat sangat tinggi. Namun kini tak harus jadi petani dan kebun berukuran luas untuk bisa membudidayakan tomat. Anda bisa mencoba menanam tomat dengan cara hidroponik alias tanpa menggunakan media tanah.

Bahkan penanaman tomat secara hidroponik ini dianggap cukup ampuh mengendalikan serangan serangga, gulma dan penyakit-penyakit tanaman yang disebarkan lewat tanah. Dengan cara hidroponik pula, tomat diyakini mampu tumbuh lebih cepat dan lebih besar.

Siapkan Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

Supaya proses cara menanam hidroponik tomat dengan botol bekas bisa berjalan lancar, bahan pertama yang harus Anda siapkan pastinya adalah botol plastik bekas. Anda bisa menggunakan botol bekas air minum, asalkan sesuai dengan ukuran tomat yang bakal ditanam. Setelah itu siapkan juga sumbu yang terbuat dari bahan dengan daya serap tinggi seperti kain flanel atau kaus kaki bekas.

Untuk apa sumbu ini? Sebagai penghantar air dan nutrisi pada akar tanaman. Kemudian setelah itu siapkan juga media tanam seperti sekam bakar yang paling murah, mudah didapat dan berdaya serap air tinggi. Terakhir, siapkan benih tomat yang harus sudah disemai sebelumnya. Anda bisa beli benih tomat di toko pertanian/tanaman, atau menggunakan biji dari tomat yang dibelah dan dijemur.

Sebelum ditanam ke dalam botol-botol plastik secara hidroponik, lakukan penyemaian pada biji-biji tomat tersebut. Yang paling mudah, benih disemai di polybag kecil dengan media arang sekam. Biasanya proses penyemaian ini membutuhkan waktu 20-25 hari. Terakhir, siapkan nutrisi siap pakai seperti AB Mix yang sudah dicampur air berbentuk konsentrat. 

Langkah-Langkah Menanam Tomat Secara Hidroponik di Botol Bekas

Kunci utama dalam menanam tomat dengan cara hidroponik supaya sukses adalah butuh kemauan dan semangat. Anda bisa melakukannya di akhir pekan saat libur dan rutinitas harian. Tinggal kumpulkan botol plastik bekas dan lakukan di halaman rumah. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Potong botol bekas jadi dua bagian. Di mana bagian bawah untuk wadah nutrisi dan bagian atas sebagai wadah media tanam. Jangan lupa beri lubang pada tutup botol untuk tempat sumbu dan beri beberapa lubang sebagai jalur oksigen akar tomat
  2. Pindahkan benih tomat yang sudah disemai secara hati-hati ke media tanam (arang sekam misalnya) di dalam botol plastik bekas. Letakkan benih di bagian kepala botol dengan bagian akar tanaman tomat menyentuh sumbu. Kemudian tambah media tanam hingga sebagian batangnya terkubur
  3. Tuang nutrisi konsentrat dari bagian atas. Pastikan permukaan cairan nutrisi itu merendam sebagian kepala botol dan kain sumbu terkena dasar botol bagian bawah, supaya cairan nutrisi terserap maksimal
  4. Letakkan botol-botol plastik di tempat yang tidak terkena air hujan, tapi harus terkena sinar matahari langsung
  5. Amati terus pertumbuhan tomat setiap harinya. Jika sudah muncul bakal bunga, segera pasang tali agar tanaman tomat berdiri tegak. Dalam beberapa hari, bunga tanaman tomat akan menjadi buah sehingga tetap beri nutrisi segar secara rutin supaya cepat dipanen. Jika buah tomat sudah berwarna merah, Anda siap untuk memanennya

Yang Harus Diketahui Seputar Tanaman Tomat

Tomat biasanya siap untuk dipanen dalam usia 65-75 HST (Hari Setelah Tanam), atau setidaknya 25% buah di dalam satu tanaman sudah matang, maka Anda bisa memanennya. Supaya terhindar dari hama, penyakit hingga virus, siram tomat secara teratur dengan air yang sudah dicampur pupuk urea. Tak usah terlalu banyak, biasanya 1/2 liter air berbanding 1/2 sendok teh urea setiap tanaman.

Bagaimana? Tidak sulit bukan untuk mempelajari cara menanam hidroponik tomat dengan botol bekas? Asalkan Anda cukup sabar dan teliti terutama saat menghadapi gulma, tanaman tomat akan tumbuh sesuai dengan harapan. (o)