Home Artikel 4 Tahapan Cara Menanam Jahe Dalam Karung

4 Tahapan Cara Menanam Jahe Dalam Karung

19
0
Tanaman jahe dalam karung.

Bekasi, agronesia.net – Di musim penghujan ini, jahe menjadi salah satu rempah-rempah yang sangat digemari. Baik untuk masakan atau campuran minuman, tanaman rimpang yang diduga kuat berasal dari India ini memang dicari-cari karena memberikan sensasi hangat dan pedas, cocok untuk musim hujan. Untuk itulah mempelajari cara menanam jahe dalam karung sangatlah tepat untuk dicoba saat ini.

Tunggu, kenapa jahe harus ditanam di dalam karung alias bag culture? Karena ini merupakan solusi tepat bagi mereka yang tak punya cukup lahan. Selain itu jahe yang ditanam dengan media karung, dipercaya membuat benih jauh lebih sehat dan bebas dari berbagai bakteri pemicu daun layu. Lantaran lebih menguntungkan, menanam jahe di dalam karung makin banyak dipilih petani jahe.

Sebelum memulai proses penanaman, ada baiknya untuk tahu jenis-jenis jahe yang populer di pasaran. Pertama adalah jahet gajah/jahe badak yang disukai pasar luar negeri karena bentuknya gemuk dan tak terlalu pedas. Lalu ada jahe kuning yang banyak digunakan sebagai bumbu masakan di pasaran lokal. Terakhir adalah jahe merah yang punya rasa paling pedas dan cocok untuk obat-obatan tradisional.

Sebagai rempah yang sangat ekonomis, jahe memang memiliki manfaat yang sangat tinggi bagi kesehatan. Sangat layak untuk ditanam, kan? Yuk pelajari cara menanam jahe dalam karung berikut ini.

Menyiapkan Benih Jahe Berkualitas

Sebelum mulai menanam jahe dalam karung, hal paling awal yang harus dilakukan adalah menyiapkan bibit jahe yang berkualitas. Bibit yang baik jelas bisa tumbuh maksimal di dalam karung dan memiliki tingkat produksi tinggi, sehingga Anda meraup keuntungan. Supaya memperoleh bibit terbaik, Anda tentu harus memperolehnya dari indukan yang sehat dan tak terkena penyakit serta jamur.

Biasanya rimpang jahe untuk benih berkualitas punya ciri-ciri yang segar dan cukup umur, berkisar 10-12 bulan. Ukuran rimpang benih jahe haruslah berkisar 3-7 cm dan mempunyai 2-3 mata tunas. Ribet mencari rimpang benih jahe? Anda bisa langsung membelinya di toko-toko pertanian atau tanaman, tapi pastikan memilih yang berkualitas.

Menyemai Bibit Jahe

Sebelum bibit jahe itu ditanam dalam karung sebagai wadah, Anda harus menyemai supaya jadi bibit layak tanam. Berikut ini tahapannya:

  1. Siapkan dulu media semai yang biasanya merupakan campuran tanah humus dan pupuk dengan perbandingan 2:1. Untuk wadah semai, dapat menggunakan kaleng bekas, ember bekas atau polibag
  2. Masukkan media semai ke dalam wadah dan sisakan ruang dengan ketinggian 5-7 cm supaya tanah tidak tumpah saat wadah dipindah
  3. Bikin lubang tanam sedalam 2 cm dan jarak 5-10 cm dengan lubang lainnya. Masukkan benih itu ke dalam lubang satu persatu dan tutup dengan tanah
  4. Rutin lakukan penyiraman setiap sore supaya media semai tetap lembab. Tunggu hingga benih berubah menjadi bibit setinggi 5-10 cm, maka itu adalah waktunya untuk dipindah ke karung sebagai media tanam

Membuat Wadah dan Media Tanam yang Layak

Kendati wadah tanam jahe dengan karung bisa menggunakan karung goni atau karung tepung, karung beras lebih direkomendasikan karena karung goni dan karung tepung lebih cepat jamuran lantaran punya daya serap air yang tinggi. Jika sudah memperoleh karung beras, tekuk setengah bagian karung paling atas ke arah dalam supaya wadah tanam tidak terlalu panjang.

Isi karung tersebut dengan media tanam seperti campuran tanah, sekam dan pupuk dengan perbandingan 2:1:1, seperti dilansir ilmubudidaya.com. Bikin lubang sedalam 5 cm dan masukkan bibit jahe yang sudah disemai. Jika memakai karung cukup besar, Anda bisa menanam 1-2 bibit tapi usahakan berjarak 3-5 cm.

Perhatikan Perawatan dan Cara Panen

Agar jahe bisa tumbuh sesuai harapan, Anda tentu harus merawatnya sepenuh hati. Untuk penyiraman, bisa dilakukan 1-2 kali dalam sehari atau sesuaikan kelembapan media tanam. Jangan lupa untuk menyiangi tanaman jahe tiap dua minggu supaya terhindar dari rumput liar.

Biasanya jahe dipanen setelah berusia 8-9 bulan dari masa tanam saat daun-daunnya mulai mengering. Gunakan alat yang tepat supaya tanaman jahe tidak rusak ketika dipanen. Jika semua sudah berhasil dan memberikan hasil sesuai harapan, maka artinya Anda sudah sukses memahami cara menanam jahe dalam karung. (gj)